You need to enable javaScript to run this app.

Mengapa Harus Kuliah Di Jurusan Akuntansi Dan Manajemen ???

Mengapa Harus Kuliah Di Jurusan Akuntansi Dan Manajemen ???

Di tengah perubahan dunia kerja yang semakin cepat akibat globalisasi, digitalisasi, dan persaingan ekonomi, memilih jurusan kuliah bukan lagi sekadar soal minat, tetapi juga strategi masa depan. Dua jurusan yang tetap konsisten relevan sepanjang zaman adalah Akuntansi dan Manajemen. Keduanya bukan hanya menawarkan peluang kerja luas, tetapi juga membekali mahasiswa dengan keterampilan fundamental yang dibutuhkan hampir di semua sektor industri. Jurusan ini sering disebut sebagai “ilmu inti bisnis” karena menjadi fondasi pengelolaan organisasi, baik skala kecil, menengah, maupun besar.

Jurusan Akuntansi memiliki peran krusial dalam sistem ekonomi modern. Setiap organisasi baik perusahaan swasta, lembaga pemerintah, koperasi, maupun startup digital membutuhkan tenaga profesional yang mampu mencatat, menganalisis, dan menafsirkan data keuangan. Tanpa akuntansi, sebuah organisasi tidak dapat mengetahui kondisi finansialnya secara akurat, tidak dapat membuat perencanaan anggaran, dan tidak mampu mempertanggungjawabkan penggunaan dana. Karena itulah lulusan akuntansi selalu dibutuhkan. Saat ini profesi yang sangat relevan antara lain akuntan publik, auditor internal, analis keuangan, konsultan pajak, staf finance perusahaan, cost analyst, hingga data analyst bidang keuangan. Peran-peran tersebut sangat dicari karena perusahaan modern membutuhkan keputusan berbasis data keuangan yang presisi.

Selain peluang kerja yang luas, akuntansi juga memberikan keunggulan kompetitif berupa kemampuan berpikir analitis dan teliti. Mahasiswa dilatih untuk memahami logika angka, membaca laporan keuangan, serta mengambil keputusan berbasis data. Keterampilan ini sangat dihargai di dunia kerja karena perusahaan modern tidak lagi mengandalkan intuisi semata, melainkan keputusan yang didukung analisis keuangan yang kuat. Dengan kemampuan tersebut, lulusan akuntansi tidak hanya cocok bekerja di perusahaan, tetapi juga memiliki bekal penting untuk menjadi wirausaha karena mampu mengelola arus kas, menghitung risiko usaha, dan merancang strategi keuangan secara sistematis.

Sementara itu, jurusan Manajemen menawarkan keunggulan pada sisi pengelolaan organisasi dan sumber daya. Jika akuntansi berfokus pada angka dan laporan, manajemen berfokus pada bagaimana sebuah organisasi berjalan secara efektif. Mahasiswa manajemen mempelajari cara merencanakan strategi, mengorganisasi tim, memimpin sumber daya manusia, serta mengendalikan operasional. Kompetensi ini menjadikan lulusan manajemen sangat fleksibel karena dapat bekerja di berbagai bidang seperti marketing specialist, HR officer, project manager, business development officer, operations supervisor, brand strategist, hingga management trainee di perusahaan besar. Hampir semua organisasi membutuhkan tenaga yang mampu mengatur proses kerja secara sistematis, sehingga peluang kerja lulusan manajemen selalu terbuka.

Keunggulan lain dari jurusan manajemen adalah pengembangan soft skills yang kuat. Selama perkuliahan, mahasiswa dilatih untuk berpikir strategis, berkomunikasi efektif, memecahkan masalah, dan bekerja dalam tim. Kemampuan ini sangat penting di dunia kerja modern yang menuntut kolaborasi lintas bidang. Banyak perusahaan bahkan menjadikan keterampilan kepemimpinan dan komunikasi sebagai syarat utama dalam rekrutmen. Karena itu, lulusan manajemen sering dipercaya mengisi posisi strategis seperti kepala divisi, manajer operasional, konsultan bisnis, analis pasar, hingga pemimpin startup yang memerlukan kemampuan pengambilan keputusan cepat dan tepat.

Jika dibandingkan dengan banyak jurusan lain, kombinasi akuntansi dan manajemen memiliki keunggulan unik: keduanya saling melengkapi. Akuntansi memberikan kekuatan pada aspek pengelolaan keuangan dan analisis data, sedangkan manajemen memberikan kemampuan mengelola strategi dan manusia. Dalam praktik dunia kerja, perusahaan membutuhkan keduanya sekaligus. Sebuah bisnis yang memiliki manajemen hebat tetapi pengelolaan keuangan buruk akan tetap gagal. Sebaliknya, laporan keuangan yang rapi tanpa strategi manajemen yang baik juga tidak menjamin keberhasilan. Oleh karena itu, lulusan dari dua bidang ini sering menjadi tulang punggung organisasi dan menjadi kandidat utama untuk posisi strategis.

Kebutuhan tenaga kerja saat ini juga menunjukkan bahwa bidang bisnis dan keuangan termasuk sektor yang stabil. Saat industri lain mengalami fluktuasi, profesi yang berkaitan dengan pengelolaan organisasi dan keuangan tetap dibutuhkan. Bahkan dalam kondisi krisis sekalipun, perusahaan tetap memerlukan akuntan untuk menata ulang keuangan dan manajer untuk menyusun strategi bertahan. Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi dari dua jurusan tersebut bersifat jangka panjang dan tahan terhadap perubahan ekonomi serta perkembangan teknologi.

Pada akhirnya, memilih jurusan Akuntansi atau Manajemen bukan hanya soal peluang kerja setelah lulus, tetapi tentang membangun fondasi kemampuan hidup. Kedua bidang ini melatih cara berpikir logis, sistematis, strategis, dan bertanggung jawab. Lulusan tidak hanya siap menjadi pekerja profesional, tetapi juga siap menjadi pemimpin, inovator, dan pencipta lapangan kerja. Dalam dunia yang semakin kompetitif, mereka yang memahami cara mengelola uang dan mengelola organisasi akan selalu memiliki tempat. Itulah sebabnya jurusan Akuntansi dan Manajemen tetap menjadi pilihan relevan, rasional, dan visioner bagi siapa pun yang ingin menyiapkan masa depan karier yang kuat dan berkelanjutan.

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Kirenius C.C Watang, S.T.,M.M

- Ketua -

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Karya hadir dalam rangka memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan dan kehidupan yang layak....

Berlangganan
Banner