You need to enable javaScript to run this app.

Mahasiswa STIE Karya Ruteng Raih Dua Hibah Plan Indonesia untuk Solusi Lingkungan dan Ekonomi

Mahasiswa STIE Karya Ruteng Raih Dua Hibah Plan Indonesia untuk Solusi Lingkungan dan Ekonomi

RUTENG – Civitas akademika STIE Karya Ruteng patut berbangga. Sejumlah mahasiswanya berhasil meloloskan dua proposal inovatif dalam program hibah bergengsi dari Plan Indonesia. Prestasi ini mencakup dua kategori berbeda, yakni kategori individu melalui Program Penggerak Muda 2026 dan kategori organisasi melalui skema IKI Project 2025.

Kedua proyek ini menunjukkan kepedulian tinggi generasi muda Manggarai terhadap isu perubahan iklim dan pengelolaan limbah berkelanjutan.

Inovasi Kopi Tangguh Iklim (KTI) oleh Kornelia Dorceana Dangung

Pada kategori Individu, mahasiswa atas nama Kornelia Dorceana Danggung terpilih sebagai salah satu penerima Hibah Plan Indonesia melalui Program Penggerak Muda 2026. Kornelia mengusung proyek bertajuk "KOPI TANGGUH IKLIM (KTI): Inisiatif Adaptasi Cerdas Kaum Muda Manggarai melalui Konservasi Air Berbasis Biopori dan Penguatan Kelompok Perempuan Tani."

Program ini dilatarbelakangi oleh ketidakpastian musim dan kekeringan yang menurunkan produktivitas kopi di Manggarai, yang berdampak langsung pada pendapatan petani. Kegiatan utama yang akan dilakukan meliputi:

  • Pembuatan 500 lubang biopori/rorak untuk konservasi air.
  • Penanaman 100 pohon penaung bernilai ekonomi.
  • Pelatihan bagi kelompok perempuan tani dan kaum muda.

Transformasi Limbah Pakaian oleh Kelompok Mahasiswa STIE Karya

Sementara itu, pada kategori Organisasi Kaum Muda Kabupaten (IKI Project 2025), enam mahasiswa STIE Karya Ruteng juga berhasil mengamankan hibah untuk proyek berjudul "Transformasi Limbah Pakaian Bekas sebagai Solusi Ekonomi dan Upaya Pelestarian Lingkungan." Mereka adalah Natalia Karmelia Sale, Putri Wanus, Serena Putri Jedaut, Fransikus Orlando Tojanik, Valerianus S. Aditama, Vanilia Iva Fadili.

Tim ini fokus pada permasalahan limbah tekstil akibat tren fast fashion yang mencemari lingkungan. Mereka mengubah masalah tersebut menjadi peluang ekonomi melalui langkah-langkah strategis:

  • Pengumpulan dan pemilahan pakaian bekas secara sistematis.
  • Produksi produk upcycling kreatif seperti tas belanja, keset, bunga hias, hingga tempat tisu.
  • Pemasaran produk melalui pasar lokal dan platform digital.
  • Monitoring kesadaran lingkungan masyarakat sekitar

(Foto peserta Pemenang Hibah Plan Indonesia)

Harapan Besar bagi Daerah

Keberhasilan para mahasiswa ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Manggarai. Melalui program-program tersebut, produktivitas pertanian diharapkan meningkat, budaya bertani yang adaptif mulai tumbuh, dan limbah rumah tangga dapat terkelola dengan nilai ekonomi yang tinggi.

Segenap civitas akademika menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kornelia dan tim mahasiswa atas pencapaian luar biasa ini. Kami mendukung penuh langkah mulia kalian dalam mengabdi pada lingkungan dan masyarakat. Semoga semangat inovasi ini terus menyala hingga program terlaksana dengan sukses, dan semoga kerja keras kalian menjadi inspirasi bagi seluruh kaum muda di Manggarai untuk menjadi agen perubahan yang berdampak. Selamat berjuang dan berikan yang terbaik bagi daerah!

 

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Artikel Terkait

Kirenius C.C Watang, S.T.,M.M

- Ketua -

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Karya hadir dalam rangka memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan dan kehidupan yang layak....

Berlangganan
Banner